Minggu, 01 Juli 2018

Danain, tawarkan peer to peer lending beragunan pertama di Indonesia


Perusahaan financial technology (fintech) di Indonesia semakin seru, terutama yang bergerak di sektor peer to peer (P2P) lending. Salah satu pemain baru di fintech ini adalah Danain.

Unit bisnis Serba Mulia Group ini menjadi salah satu fintech yang terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Per kuartal pertama tahun ini, baru 44 perusahaan fintech yang terdaftar di OJK.

Budiardjo Rustanto, CEO & Co-Founder Danain, mengakui pasar fintech makin ramai. Untuk itu, dibutuhkan diferensiasi yang bisa membedakan Danain dengan perusahaan fintech lainnya.

Jika P2P lending yang sudah lebih dulu hadir menawarkan pendanaan dengan tenor panjang dan tidak beragunan, maka Danain menjadi P2P lending beragunan pertama di Indonesia. Hal itu dapat membuat para investor merasa aman dengan investasinya, kata Budiardjo di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, Danain menggandeng mitranya, PT Mas Agung Sejahtera, perusahaan pegadaian swasta terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 50 cabang. Lewat kemitraan tersebut, para peminjam dapat mengajukan pinjaman kepada mitra.

Selanjutnya, mitra kami menyeleksi serta akan menalangi pinjaman sesuai dengan nilai yang diagunkan oleh peminjam. Saat ini, agunannya adalah emas, perhiasan atau logam mulia yang harganya naik dan cenderung naik.

Nantinya, data peminjam akan terkoneksi secara real time ke platform Danain, yang dapat diakses oleh pendana yang tertarik untuk memberikan pinjaman. Dana pinjaman dari investor yang tertarik tersebut akan ditransfer ke mitra pegadaian.

Sebagai pendatang baru, kata Budi, Danain akan menyasar para investor yang selama ini melakukan investasi dengan cara menabung dan deposito.

Melalui Danain, kami menawarkan mereka bunga yang lebih tinggi dibandingkan menabung dan deposito, yakni 8 persen dengan tingkat keamanan yang terjamin karena sifatnya beragunan dan tenor maksimal empat bulan, ucapnya.

Danain juga membidik captive market yang notabene selama ini menjadi pelanggan dari Mas Agung Sejahtera. Profil peminjam yang selama ini bertransaksi di Mas Agung Sejahtera sekitar 80 persen merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan sisanya individu.

Rata-rata pinjaman di kisaran Rp 2 juta hingga Rp 4 juta, dengan tingkat pengembalian 100 persen atau tidak ada kredit macet, ucapnya.

Untuk edukasi pasar, Danain akan melakukan sosialisasi sebanyak 12 kali di berbagai daerah hingga April 2019. Seperti Jakarta, Malang, Surabaya, Bali, Makassar, dan Bandung.

Melalui berbagai strategi itu, Danain mematok target 15 ribu investor hingga akhir 2018. Ke depan, perusahaan ini juga akan menggandeng sejumlah mitra,yang tidak hanya dari perusahaan pegadaian, tetapi juga dari perusahaan atau lembaga multifinance yang sehat dan sudah terdaftar di OJK.

0 komentar:

Posting Komentar