Kamis, 30 Agustus 2018

Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Menata Kitchen Set



Saat ini furniture bergaya minimalis sangat diminati. Bentuknya yang simpel dengan desain fungsional menjadi keunggulan furniture ini. Tak hanya ruang keluarga, dapur bergaya minimalis juga membuat rumah Anda terkesan luas dan nyaman. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat menata kitchen set minimalis. Berikut ini ulasannya.

1.Kurangnya Area Kerja

Biasanya, kebanyakan orang akan memilih kitchen set dengan storage yang besar dan banyak untuk menyimpan barang-barang dan peralatan memasak. Storage memang penting, namun jika Anda terlalu memerhatikan storage seringkali counter top yang berfungsi sebagai area kerja pada kitchen set terabaikan.

Menyiasati hal ini, Anda bisa memilih kitchen set bergaya minimalis yang memiliki counter top yang cukup luas. Desain dapur minimalis biasanya memaksimalkan fungsi sehingga seringkali berbagai space yang tersisa difungsikan untuk hal lain seperti penempatan wastafel untuk mencuci piring.
Jika kitchen set yang Anda miliki sudah terlaanjur memiliki area kerja yang sempit, Anda bisa mengatasinya dengan menambahkan kitchen island sebagai tambahan di area dapur Anda.

2. Memiliki Terlalu Banyak Kabinet Terbuka

Variasi kitchen set dengan kabinet terbuka memang menarik dan dapat menjadi dekorasi tambahan di area dapur. Namun, memiliki kabinet terbuka yang terlalu besar atau banyak justru membuat dapur terlihat penuh dan tidak rapi. Ada baiknya Anda menyimpan beberapa peralatan yang jarang terpakai dalam storage tertutup agar lebih rapi.

Jika Anda ingin memiliki kitchen set dengan kabinet terbuka, pilihlah kabinet yang tidak terlalu besar dengan satu atau dua kompartemen saja. Lebih baik lagi jika Anda menggunakan palet pada sisi dinding untuk memaksimalkan area dapur Anda agar terlihat lebih luas.


3. Kurang Memerhatikan Instalasi Listrik

Ada banyak peralatan elektronik yang akan Anda gunakan di dapur. Misalnya saja rice cooker, blender dan mixer. Maka mempersiapkan instalasi listrik yang memadai pada kitchen set sangatlah penting. Anda bisa menyediakan stop kontak dengan soket yang cukup sekitar dua atau tiga pada dinding area kerja kitchen set.

Anda juga bisa menyiasatinya dengan menempatkan soket pada laci di storage yang terletak tepat di bawah area kerja agar lebih mudah menjangkaunya. Jangan sampai karena kurangnya penataan instalasi listrik yang baik, Anda terpaksa membiarkan steker-steker berserakan di atas kitchen set. Selain tidak rapi, hal ini juga bisa membahayakan.


4.  Kurangnya Pencahayaan pada Kitchen Set

Saat melakukan aktivitas seperti memasak atau menyiapkan hidangan di dapur, Anda tidak bisa hanya mengandalkan penerangan utama dari ruangan. Anda juga mmerlukan instalasi pencahayaan yang baik pada kitchen set untuk memudahkan pekerjaan Anda.

Jika kitchen set yang Anda pilih memiliki rak dinding, Anda harus menambahkan lampu atau pencahayaan lain pada bagian bawah kabinet agar area kerja di bawahnya tidak gelap karean terhalang oleh bayangan rak dinding tadi.


5.  Tidak Mengoptimalkan Laci pada Kitchen Set

Kebanyakan orang hanya memerhatikan kabinet berbentuk lemari dengan kompartemen luas untuk kitchen set mereka. Padahal penggunaan laci sangat efektif untuk menyimpan barang-barang berukuran kecil seperti spatula, pisau hingga bumbu masak. Menggunakan laci juga bisa mengorganisir peralatan memasak Anda agar lebih rapi dan efisien.

Itulah beberapa kesalahan dalam menata kitchen set minimalis yang harus Anda hindari. Jika Anda merasa kesulitan merancang area dapur, Anda bisa menggunakan jasa design interior dari sejasa.com. Tim design interior kami akan menyulap area dapur Anda menjadi lebih rapi dan nyaman.

Selasa, 07 Agustus 2018

Rubella, Gejala dan Cara Pencegahannya pada Ibu Hamil


Saat ini, vaksinasi untuk mencegah rubella sedang digalakkan. Sebenarnya, apa sih rubella ini? Tentunya ini adalah penyakit berbahaya, yang dalam kasus tertentu seperti pada ibu hamil bisa menyebabkan keguguran dan cacat bawaan lahir. Mengerikan, kan? Sebnarnya, seperti apa gejala dan bagaimaan cara mencegah penyakit rubella pada ibu hamil?

Gejala Rubella pada Ibu Hamil


Rubella pada orang dewasa memang tak terlalu bahaya. Namun, bagi ibu hamil fatal akibatnya. Oleh sebab itu ibu hamil harus tahu apa saja gejala sehingga bisa menanganinya dari awal. Gejala yang umum dari penyakit ini adalah sakit kepala dan hidung tersumbat seperti pilek pada umumnya. 

Namun, jika sakit kepala dan hidung tersumbat ini menyerang lebih dari 14 hari, sebaiknya segera hubungi dokter. Selain itu, tanda lainnya adalah mual yang berlebihan. Nantinya, gejala itu akan diikuti dengan munculnya bintik-bintik kemerahan di bawah kulit. Awalnya, bintik merah ini hanya timbul di bagian tangan. Namun, dengan cepat menyebar di tubuh.

Pada beberapa kasus, hal ini juga diikuti dengan pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher serta nyeri pada sendi. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dokter dan lakukan serentetan rangkaian pemeriksaan lebih lanjut untuk mencegah penyakit menulari bayi dalam kandungan Anda. 

Saat ini terjadi, sebisa mungkin tetap buat diri Anda nyaman. Misalnya dengan bantuan berbagai produk ibu hamil yang bisa Anda dapatkan murah dengan promo kemerdekaan dari Orami.

Bagaimana Cara Mencegah Rubella?


Untuk mencegah rubella, tentu saja Anda harus menghindari virusnya terlebih dulu. Satu-satunya cara yang tersedia saat ini adalah dengan melakukan vaksin MR atau rubella. Sekitar 90% orang yang menerima vaksin ini akan terhindar dari rubella sehingga cukup aman bagi Anda yang ingin melakukannya.

Tapi ingat, vaksin MR pada ibu hamil tak boleh dilakukan saat hamil. Lakukanlah setidaknya 4 minggu sebelum kehamilan terjadi, artinya saat masih dalam tahap perencanaan kehamilan. Selain itu, Anda juga disarankan untuk melakukan tes darah dan menghindari kontak dengan penderita semaksimal mungkin dan menjaga kebersihan diri.

Jika sudah terkena, sebaiknya beristirahatlah yang cukup. Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi dan konsumsi paracetamol dan ibuprofen. Minum air hangat terutama yang bercampur madu dan lemon juga bisa jadi pilihan untuk meredakan pilek. Tentunya, terus konsultasikan diri Anda dengan dokter untuk mendapat penanganan yang terbaik.

Nah, sudah tahu kan bagaimana gejala dari rubella? Jika dibiarkan, penyakit ini bisa menyebabkan cacat lahir pada bayi, kerusakan otak dan lainnya pada janin. Sebab itu Anda harus melakukan pencegahan. Selain itu, bila sudah terkena, buat diri senyaman mungkin. Misal manjakan diri dengan banyak produk dari promo kemerdekaan marketplace.