Selasa, 07 Agustus 2018

Rubella, Gejala dan Cara Pencegahannya pada Ibu Hamil


Saat ini, vaksinasi untuk mencegah rubella sedang digalakkan. Sebenarnya, apa sih rubella ini? Tentunya ini adalah penyakit berbahaya, yang dalam kasus tertentu seperti pada ibu hamil bisa menyebabkan keguguran dan cacat bawaan lahir. Mengerikan, kan? Sebnarnya, seperti apa gejala dan bagaimaan cara mencegah penyakit rubella pada ibu hamil?

Gejala Rubella pada Ibu Hamil


Rubella pada orang dewasa memang tak terlalu bahaya. Namun, bagi ibu hamil fatal akibatnya. Oleh sebab itu ibu hamil harus tahu apa saja gejala sehingga bisa menanganinya dari awal. Gejala yang umum dari penyakit ini adalah sakit kepala dan hidung tersumbat seperti pilek pada umumnya. 

Namun, jika sakit kepala dan hidung tersumbat ini menyerang lebih dari 14 hari, sebaiknya segera hubungi dokter. Selain itu, tanda lainnya adalah mual yang berlebihan. Nantinya, gejala itu akan diikuti dengan munculnya bintik-bintik kemerahan di bawah kulit. Awalnya, bintik merah ini hanya timbul di bagian tangan. Namun, dengan cepat menyebar di tubuh.

Pada beberapa kasus, hal ini juga diikuti dengan pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher serta nyeri pada sendi. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dokter dan lakukan serentetan rangkaian pemeriksaan lebih lanjut untuk mencegah penyakit menulari bayi dalam kandungan Anda. 

Saat ini terjadi, sebisa mungkin tetap buat diri Anda nyaman. Misalnya dengan bantuan berbagai produk ibu hamil yang bisa Anda dapatkan murah dengan promo kemerdekaan dari Orami.

Bagaimana Cara Mencegah Rubella?


Untuk mencegah rubella, tentu saja Anda harus menghindari virusnya terlebih dulu. Satu-satunya cara yang tersedia saat ini adalah dengan melakukan vaksin MR atau rubella. Sekitar 90% orang yang menerima vaksin ini akan terhindar dari rubella sehingga cukup aman bagi Anda yang ingin melakukannya.

Tapi ingat, vaksin MR pada ibu hamil tak boleh dilakukan saat hamil. Lakukanlah setidaknya 4 minggu sebelum kehamilan terjadi, artinya saat masih dalam tahap perencanaan kehamilan. Selain itu, Anda juga disarankan untuk melakukan tes darah dan menghindari kontak dengan penderita semaksimal mungkin dan menjaga kebersihan diri.

Jika sudah terkena, sebaiknya beristirahatlah yang cukup. Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi dan konsumsi paracetamol dan ibuprofen. Minum air hangat terutama yang bercampur madu dan lemon juga bisa jadi pilihan untuk meredakan pilek. Tentunya, terus konsultasikan diri Anda dengan dokter untuk mendapat penanganan yang terbaik.

Nah, sudah tahu kan bagaimana gejala dari rubella? Jika dibiarkan, penyakit ini bisa menyebabkan cacat lahir pada bayi, kerusakan otak dan lainnya pada janin. Sebab itu Anda harus melakukan pencegahan. Selain itu, bila sudah terkena, buat diri senyaman mungkin. Misal manjakan diri dengan banyak produk dari promo kemerdekaan marketplace.

0 komentar:

Posting Komentar