Minggu, 04 November 2018

Rekomendasi Wisata Jawa Barat yang Anti Mainstream Selain di Bandung dan Bogor


Sebagian darimu pasti akan berpikir kalau wisata Jawa Barat yang keren hanya ada di Bandung maupun Bogor. Hal ini terbilang wajar mengingat dua wilayah tersebut menawarkan destinasi liburan yang memikat para wisatawan. Tapi tahukah kamu masih ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang punya wisata cantik selain Bandung dan Bogor?

Bahkan bisa dibilang pula kalau beberapa wisata yang akan Qupas bahas berikut ini adalah destinasi liburan yang anti mainstream. Dimana saja sih lokasinya? Yuk simak ulasan di bawah ini!

1. Gunung Galunggung


Gunung Galunggung adalah salah satu wisata yang membuktikan bahwa pesona destinasi liburan di Jawa Barat nggak hanya ada di Bandung dan Bogor. Coba deh datang ke Gunung Galunggung yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Di sini kamu nggak hanya bisa melihat eksotisnya pemandangan yang dilihat dari dataran tinggi saja. Ada kaldera yang terbentuk akibat letusan gunung hebat pada tahun 1982 silam. Bahkan seiring berjalannya waktu, danau pun terbentuk di dasar kawah. Untuk bisa menuju ke tepi kawah memang butuh perjuangan dan tenaga ekstra. Sebab kamu harus menaiki 620 anak tangga dari tempat parkir.

Meski begitu, semua rasa lelah akan terbayar begitu sudah sampai di puncaknya. Panorama menakubkan Kota Tasikmalaya dari kejauhan yang juga dikelilingi tanaman hijau akan kamu saksikan. Nggak hanya itu, danau berwarna hijau dan abu vulkanis kecoklatan di sekitarnya menambah daya tarik Gunung Galunggung. Usai puas menikmati pemandangan alam yang memukau, kamu bisa beristirahat sejenak dan memulihkan tenaga dengan semangkuk mi instan dan secangkir kopi di warung-warung dekat wisata gunung ini. Begitu tenaga pulih, lanjutkan petualanganmu dengan menyusuri hutan untuk mencapai lokasi yang lebih dekat dengan danau.

Tertarik untuk ke Gunung Galunggung? Kamu bisa mencapainya dari pusat Kota Tasikmalaya. Sekitar 2 kilometer sebelum Terminal Indihiang, beloklah kiri. Ikuti jalan dan petunjuk yang ada untuk menuju ke Gunung Galunggung.

Lokasi: Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya

Jam buka: Setiap hari mulai pukul 06.00-18.00 WIB

Tiket Masuk: Enam ribu lima ratus rupiah (area wisata Gunung Galunggung) dan tambah dua ribu rupiah (menuju kawah)

2. Cukang Taneuh


Nama Cukang Taneuh atau biasa disebut Green Canyon memang punya panorama alam yang mengesankan. Nama Green Canyon sendiri pasti akan mengingatkanmu dengan Grand Canyon, taman nasional pertama di Amerika Serikat yang ada di sebelah utara Arizona. Tapi Green Canyon asli Indonesia. Nama yang tersemat pata wisata di Pangandaran ini pun dipopulerkan oleh beberapa turis Prancis yang melancong pada 1993 silam.

Meski begitu, masyarakat setempat tetap menyebut wisata cantik ini sebagai Cukang Taneuh (Bahasa Sunda) yang berarti Jembatan Tanah. Di sekitar lokasi wisata ini pun memang terdapat jembatan yang terbentuk secara alami dari tanah. Fenomena natural inilah yang menjadi akses penghubung antar desa yang jaraknya berdekatan.

Hal menarik dari Cukang Taneuh ini terletak pada ngarai yang terbentuk akibat kikisan air hujan selama ratusan tahun hingga menembus karst. Alhasil terbentuklah ornamen cantik seperti stalagtit dan stalagmit. Air sungai yang cukup jernih serta lumut yang melimpah membuat area ini bernuansa hijau. Jadi sudah tahu kan kenapa wisata ini juga disebut Green Canyon kan?

Menariknya lagi kamu bisa menyaksikan kecantikan Cukang Taneuh dengan alias Green Canyon dengan dua cara, yakni:
  • Body rafting: Menyusuri jeram dan riam di sungai dengan menggunakan tubuh sendiri sebagai perahu sekaligus dayung. Dengan aktivitas ini, kamu akan menggunakan pelindung kepala (helm), kaki (decker) dan pelampung (life jacket).
  • Naik perahu wisata: Tempat sewa alat angkutan ini di Dermaga Ciseureuh dengan tarif 150 ribu rupiah per perahu yang bisa memuat hingga 5 penumpang. Selama 30-45 menit, perahu bisa mengantarmu dari Sungai Cijulang menuju Cukang Taneuh.
Sudah siap bertualang ke Cukang Taneuh? Mumpung jaraknya dari pusat Kota Pangandaran hanya 31 kilometer. Kamu pun bisa menuju ke Cukang Taneuh melalui Jalan Raya Cijulang dengan waktu tempuh kurang lebih selama 1 jam berkendara. Yuk langsung berangkat!

Lokasi: Jalan Green Canyon - Cijulang, Kertayasa, Pangandaran

Jam buka: Sabtu-Kamis (07.30-16.00 WIB); Jumat (13.00-16.00 WIB)

Tiket masuk: Mulai dari 200 ribu rupiah (Sudah termasuk makan, transportasi dan pemandu)

3. Curug Cilutung


Wisata Jawa Barat ini juga sayang untuk kamu lewatkan. Tepatnya di Kabupaten Majalengka, kamu akan melihat betapa cantiknya air terjun dengan hamparan batu yang ikut menghiasinya. Bentangan alam lain seperti sawah-sawah petani hingga area perbukitan bisa kamu lihat dari kawasan wisata Curug Cilutung. Benar-benar kombinasi yang pas saat disandingkan dengan air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini. Sambil menikmati pemandangan alam serta sejuknya udara di sekitas wisata, kamu bisa duduk santai dengan kursi malas. Hunting foto juga pasti bisa kamu lakukan.

Untuk bisa sampai di area wisata air terjun ini, kamu bisa memulainya dari Kota Majalengka sampai menemukan perempatan Cigasong. Dari sini, beloklah ke kanan menuju ke arah Maja dan Talaga. Lanjutkan perjalananmu hingga tiba di perempatan Alun-Alun Talaga dan pilih jalan ke kanan menuju ke Bantarujeg. Rute selanjutnya adalah belok ke kiri dari perempatan kedua setelah Pasar Talaga. Sekitar 50 meter, pilih arah ke kanan dan telusuri jalan beraspal hingga menemukan papan petunjuk menuju ke Curug Cilutung. Kalau takut tersesat, jangan malu untuk bertanya pata warga setempat ya!

Lokasi: Dusun Ciranca, Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka

Jam buka: Setiap hari selama 24 jam

Tiket masuk: Lima ribu rupiah (dewasa); dua ribu rupiah (anak-anak)

4. Goa Buniayu


Ingin liburan yang lebih menantang? Coba saja datang ke Goa Buniayu yang terletak di Kabupaten Sukabumi. Tempat ini kabarnya punya sistem gua terbaik di Asia Tenggara. Nggak heran sih, karena wisata menantang ini sudah mulai beroperasi pada 1992 silam. Bahkan meski terbilang menantang, kamu nggak perlu tentang keselamatanmu. Sebab ada pemandu dab peralatannya sudah bertaraf internasional.

Seperti menyusuri museum bersejarah, kamu bisa menikmati sajian ornamen geologi yang tercipta oleh proses alami selama ribuan tahun begitu memasuki Goa Buniayu. Susuri terus gua ini hingga ke dalam. Maka kamu akan menemukan "Kegelapan Abadi", dimana nggak ada cahaya sama sekali meski di siang hari.

Masih kurang menantang? Turuni saja gua ini sedalam 18 meter di bawah permukaan laut untuk melihat ornamen bebatuan yang lebih memikat. Ada pula sungai bawah tanah, air terjun, danau hingga fosil batu yang bisa kamu temukan. Menarik ya?

Yuk langsung liburan ke Goa Buniayu! Dari pusat Kota Sukabumi, kamu memang masih membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan agar bisa sampai ke lokasi. Kamu juga bisa menggunakan jasa angkutan umum dari Terminal Sukabumi menuju Terminal Jubleg. Dari sini, naik lagi transportasi umum jurusan Sagaranten lalu turun di gapura yang merupakan pintu masuk ke wisata gua.

Lokasi: Cipinang, Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi

Jam buka: Setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 WIB

Tiket masuk: Lima ribu rupiah per orang; dua puluh ribu rupiah (masuk Goa Horizontal); 150 ribu rupiah (paket masuk Goa Vertikal dan lengkap dengan peralatan keamanan)

5. Pulau Biawak


Kamu tentunya sudah nggak asing lagi dengan Pulau Komodo yang ada di Kepulauan Nusa Tenggara. Tapi bagaimana dengan Pulau Biawak? Nggak jauh dari Jakarta, tepatnya di pesisir utara Indramayu ada wilayah yang merupakan habitat alami bagi satwa liar biawak ini. Dulu memang area ini tertutup untuk umum karena menjadi lokasi penelitian milik pemerintah. Berbeda dengan sekarang, kamu sudah bisa menjelajahi Pulau Biawak dengan leluasa.

Eits! Nggak hanya biawak saja yang ada di sini. Panorama alam yang memikat dengan pantai berpasir putih ada di kawasan pulau ini. Bahkan kamu juga bisa melakukan aktivitas seru seperti snorkeling, lho. Tentu saja ada ikan beraneka warna hingga karang super cantik yang bisa kamu saksikan. Keindahan seluruh bagian dari Pulau Biawak pun bisa kamu lihat dari atas mercusuar kuno setinggi 65 meter. Bisa dibayangkan betapa indahnya kan?

Untuk bisa sampai ke lokasi wisata ini, kamu perlu menuju ke Simpang Celeng dari arah Indramayu. Selanjutnya pilih rute untuk menuju ke Pelabuhan Karangsong karena hanya jalur laut yang bisa mengantarmu hingga tiba di Pulau Biawak. Dari pelabuhan, kamu bisa menyewa kapal dengan tarif 1 juta 400 ribu-1 juta 800 ribu rupiah per 12 orang. Kurang lebih selama 5-6 jam, kamu akan menginjakkan kaki di Pulau Biawak. Kalau ingin liburanmu lebih lancar, lebih baik memang menggunakan jasa trip dengan biaya mulai dari 480 ribu rupiah per paket (untuk dua hari 1 malam).

Lokasi: Kepulauan Biawak, Indramayu

Jam buka: Setiap hari mulai pukul 06.00-22.00 WIB

Tiket masuk: Jasa trip dengan harga mulai 480 ribuan rupiah untuk dua hari satu malam

Itulah beberapa wisata Jawa Barat selain di Bandung dan Bogor yang nggak kalah cantik. Bukan sekedar menawarkan lokasi untuk berswafoto, pesonanya justru terletak pada panorama alam yang memikat.

Dijamin nggak akan menyesal deh saat liburan ke destinasi wisata yang sudah Qupas rekomendasikan tersebut. Yuk langsung berangkat!

0 komentar:

Posting Komentar