Senin, 21 Januari 2019

Cara Mewujudkan Beli Rumah dengan Gaji UMR


Beli rumah jadi resolusi tahun baru kalian? Why not?

Jangan berpikir membeli rumah itu adalah hal yang sangat sulit, baik dikarenakan dari persyaratannya, pengurusan administrasinya, atau harga rumah yang melambung tinggi dan tidak relevan dengan pendapatan.

Apalagi bagi kita yang berpenghasilan sebatas upah minimum regional, memiliki rumah sebagai resolusi mungkin terkesan hanya angan-angan semata.

Namun, baik banyaknya persyaratan atau mahalnya harga rumah tentu tidak dapat dijadikan alasan jika kita memang niat untuk memilikinya. Banyak cara untuk dapat dilakukan dalam upaya untuk membeli rumah sekalipun dengan gaji yang kecil, misalnya sebagai contoh yakni memilih rumah subsidi pemerintah.

Selain memilih hunian murah subsidi, ada beberapa langkah bagi kalian yang saat ini berpenghasilan UMR dan berkeinginan memiliki rumah pada tahun depan. Semoga langkah-langkah sederhana ini dapat membantu mewujudkan resolusi tahun depan untuk segera memiliki rumah sendiri.

Membiasakan hidup Hemat

Kebiasaan berhemat merupakan langkah pertama dalam mewujudkan niatan kalian untuk membeli rumah dengan gaji kecil. Berhemat dalam hal ini yaitu memperhatikan detail pengeluaran dalam hal berbelanja.

Kebiasaan berhemat tersebut juga diiringi dengan memprioritaskan pembelian rumah sebagai top priority pembelanjaan kalian di atas barang-barang lainnya. Singkirkan pembelian barang-barang yang tidak terlalu diperlukan jika kalian berkomitmen untuk memiliki rumah pribadi.

20% dari Pendapatan Ditabung

Sekecil-kecilnya penghasilan kalian, komitmen untuk membeli rumah tidak cukup hanya lewat berhemat. Setidaknya dari penghasilan kalian, sisihkan 20-25 persen per bulannya. Agar tidak tercampur pengeluaran rutin atau pengeluaran 'tuntutan gaya hidup', buat rekening baru khusus sebagai wadah kalian menabung.

Jika kalian kurang beruntung dengan pendapatan pas-pasan yang hanya cukup untuk keperluan sehari-hari, satu-satunya cara adalah mencari penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini yang nantinya akan menjadi saldo tabungan untuk mengisi tabungan kalian. Anda dapat menggeluti bisnis online yang tidak menghabiskan banyak modal untuk  mendapatkan penghasilan tambahan.

Jangan Mengontrak
Sebisa mungkin jangan sampai memilih mengontrak. Meskipun label mandiri melekat pada diri kalian, mengontrak sesungguhnya akan membuat kalian boros. Misalnya seperti ini, harga sewa rumah kontrakkan kalian Rp 1 juta per bulan, otomatis selama setahun dana yang dikeluarkan berjumlah 12 juta. Nominal tersebut sebenarnya cukup sebagai uang muka dalam membeli rumah bersubsidi pemerintah.

Jika kalian berkomitmen untuk membeli rumah dengan pendapatan UMR kalian namun harus mengontrak, sebisa mungkin cari kontrakkan yang biayanya dapat di-sharing bersama teman.

Mengajukan KPR
Menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan pembiayaan yang paling tepat bagi segala kalangan pendapatan masyarakat yang tidak memiliki cukup uang untuk membayar dengan cara tunai ataupun cash bertahap.

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terdapat kemudahan KPR subsidi yang memiliki keunggulan seperti harga rumah yang relatif murah, bunga flat 5 persen, hingga tenor peminjaman hingga 20 tahun.

Sebaiknya, jika kalian telah mengumpulkan uang DP dari berhemat dan menabung, langsung saja untuk mengajukan KPR. Namun, ada baiknya jika kalian mencari bank yang menawarkan bunga paling rendah pada hunian dijual yang akan kalian beli. Hal itu tentu akan memudahkan kalian untuk membayar cicilan bunga per bulannya.

Untuk mengajukan KPR tersebut terdapat syarat-syarat seperti belum pernah memiliki rumah, gaji maksimal 4 juta untuk membeli rumah serta maksimal 7 juta untuk membeli apartemen, dan sebagainya.

Mengikuti Lelang Rumah
Lelang rumah merupakan opsi cara lain untuk mendapatkan rumah dengan harga murah selain KPR Subsidi. Tinggal mengikuti skema pelelangan yang telah tersedia, kalian dapat memiliki rumah pribadi kalian.

Bahkan sekarang penyedia pelelangan yaitu Bank, Kementerian Keuangan, atau lembaga keuangan pemerintah lainnya,  telah melakukan proses pelelangan lewat website resmi mereka.

Rumah dengan harga murah yang ditawarkan pada proses pelelangan pada dasarnya merupakan rumah sitaan yang gagal dilunasi oleh debitur KPR Bank. Bagi kalian yang tertarik untuk mengikutinya, ada baiknya untuk mensurvei langsung rumah yang dilelang. Pastikan kondisi hunian dalam keadaan baik, tidak pula juga lingkungan sekitar. Apakah bebas banjir atau bagaimana aksesibilitasnya.

0 komentar:

Posting Komentar