Kamis, 28 November 2019

Jenis Kembar Siam dan Penyebabnya


Sumber: hellosehat.com

Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah kembar siam. Banyak fenomena terkenal tentang penyakit ini. Secara umum, kita tahu bahwa kembar siam adalah bayi kembar yang terlahir dengan kondisi tubuh yang menyatu. Apakah itu benar? Apa itu kembar siam? Menurut alodokter.com kembar siam adalah kelainan pada bayi yang terlahir kembar dengan kondisi tubuh yang saling menempel atau terhubung satu sama lain. Beberapa kasus dari kembar siam ini meninggal ketika masih dalam rahim atau sesaat setelah dilahirkan, namun banyak pula yang bertahan hidup setelah menjalani operasi pemisahan. Terdapat beberapa jenis kembar siam sebagai berikut.

1. Thoracopagus

Ini terjadi saat dada bayi kembar saling menempel. Dada merupakan bagian tubuh yang paling sering terhubung. Biasanya mereka hanya memiliki satu jantung, satu usus dan satu liver.

2. Omphalopagus

Ini adalah kondisi ketika perut kedua bayi kembar saling menempel. Biasanya kembar ini memiliki satu usus halus bagian bawah, satu usus besar, dan satu liver.

3. Rachipagus

Kondisi ini adalah ketika tulang belakang sang bayi saling menempel. K asus ini cukup jarang ditemukan.

4. Cephalopagus

Kembar siam ini terjadi saat wajah sang bayi saling menempel. Wajah mereka berada di sisi berlawanan dan memiliki satu otak. Hal ini sangat berisiko pada bayi karena dapat membuat bayi sulit bertahan hidup.

5. Craniopagus 

Kondisi ini terjadi ketika kepala bayi saling menempel di bagian sampai atau atas kepala. Mereka memiliki satu tengkorak namun otaknya terpisah.

6. Pygopasus

Kembar siam jenis ini adalah ketika punggung bawah dab bokong bayi saling menempel. Hal ini membuat mereka memiliki satu saluran pencernaan, satu alat kelamin dan satu organ kemih.

7. Parapagus

Kembar siam ini terjadi ketika panggul, perut dan dada bayi saling menempel dengan posisi menyamping.

8. Ischiopagus 

Ini adalah kondisi di mana panggul bayi saling menempel, baik berhadapan atau membelakangi.

9. Parasit

Jenis ini merupakan kondisi fisik salah satu dari bayi berukuran lebih kecil dan tidak terbentuk secara sempurna. 

Apa yang menyebabkan kembar siam ini terjadi? Penyebab dari kembar siam adalah ketika sel telur yang sudah dibuahi terpisah dan berkembang menjadi dua individu dan terjadinya pembelahan yang tidak sempurna pada sel telur setelah dibuahi. Selain itu, penyebabnya juga karena adanya dua embrio yang terpisah dan menempel selama masa kehamilan. Menurut hellosehat.com kelahiran bayi kembar terjadi ketika sel telur telah dibuahi membelah diri dan berkembang menjadi dua janin. Kembar siam terjadi karena bakal janin terlambat membelah diri padahal proses pembentukan jaringan terus terjadi. Hasilnya, terdapat beberapa organ janin yang masih terhubung satu sama lain.

Lalu yang menyebabkan risiko terjadinya kelahiran kembar siam? Kasus ini memiliki kecenderungan genetik. Jika kamu memiliki riwayat kembar siam dalam keluarga, mungkin kamu memiliki risiko untuk melahirkan bayi kembar siam pula. 

Bagaimana cara dokter mendiagnosis kembar siam ini? Kehamilan dapat diagnosis dengan melakukan USG dan MRI (magnetic resonance imaging) pada trisemester pertama. Apabila orang tua memutuskan untuk melanjutkan kehamilan maka kedua bayi harus dilahirkan dengan operasi caesar. 

Lalu penanganan apa yang cocok untuk kembar siam? Diawali dengan penanganan selama kehamilan. Ibu yang mengandung bayi dengan kondisi ini harus mendapatkan pengawasan khusus, proses persalinan juga harus diperhatikan oleh dokter dan operasi pemisahan. 

Bisakah kembar siam diatasi? Tidak semua kembar siam mampu diselesaikan dengan operasi pemisahan. Bayi sangat membutuhkan perawatan dari keluarga dan penyediaan layanan kesehatan. 
    
Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang kasus ini. Kembar siam adalah kondisi yang cukup serius dan butuh penanganan dokter untuk mengatasinya. 

0 komentar:

Posting Komentar